Jumat, 05 Juni 2009

DAUN PANDAN WANGI ( Pandanus amaryllifolius Roxb )

tanaman obat
Daun Pandan wangi tumbuh di daerah tropis.Buahnya buah batu, menggantung, bentuk bola, diameter 4 - 7,5 cm, dinding buah berambut, warnanya jingga. daun pandan wangi selain sebagai rempah-rempah juga digunakan sebagai bahan baku pembuatan minyak wangi. Daunnya harum kalau diremas atau diiris-iris, sering digunakan sebagai bahan penyedap, pewangi dan pemberi warna hijau pada masakan atau makanan. Perbanyakan dengan pemisahan tunas-tunas muda, yang tumbuh di antara akar-akarnya.

Penyakit Yang Dapat Diobati

Lemah saraf
Daun pandan segar sebanyak 3 lembar dicuci,dipotong kecil,Rebus dengan 3 gelas air sampai tersisa 2 gelas.Setelah dingin disaring lalu diminum pagi dan sore hari, masing-masing 1 gelas.

Rematik dan pegal linu
Daun pandan segar sebanyak 3 lembar dicuci lalu iris tipis-tipis. seduh dengan 1/2 cangkir minyak kelapa yang telah dipanaskan diaduk merata. Setelah dingin siap digunakan untuk menggosok bagian tubuh yang sakit

Daun pandan segar sebanyak 5 lembar dan daun serai 20 lembar, dicuci Ialu ditumbuk sampai halus. Tambahkan minyak kayu putih dan minyak gandapura masing-masing 1 sendok makan. Aduk sambil diramas sampai merata. Ramuan ini digunakan untuk menggosok dan mengurut bagian tubuh yang sakit.

Gelisah
Daun pandan segar sebanyak 2 lembar dicuci lalu iris tipis.Seduh dengan segelas air panas. lalu saring dan minum,Lakukan 2 - 3 kali sehari, sampal tenang.

Rambut rontok
Sebanyak 10 lembar daun waru muda yang segar,segenggam daun urang-aring, 5 lembar daun mangkokan,1 lembar daun pandan,10 kuntum bunga melati, 1 kuntum bunga mawar,setelah dicuci lalu dipotong-potong secukupnya. campur bahan tersebut,masukkan ke dalam panci,lalu tambahkan rninyak wijen, minyak kelapa dan minyak kemiri masing-masing 1/2 cangkir. Panaskan sampai mendidih, lalu diangkat. Setelah dingin disaring,siap untuk digunakan. caranya, oleskan campuran minyak tadi keseluruh kulit kepala sambil dipijat ringan. Lakukan malam hari sebelum tidur, paginya rambut dikeramas. Lakukan 2 - 3 kali seminggu.

Menghitamkan rambut
Daun pandan wangi sebanyak 7 lembar dicuci lalu dipotong-potong. rebus dengan 1 liter air sampai warnanya menjadi hijau.Embunkan air rebusan tadi semalaman. Pagi harinya, campurkan rebusan daun pandan tadi dengan air perasan 3 buah mengkudu masak.Air campuran tadi lalu digunakan untuk mencuci rambut. Lakukan 3 kali seminggu, sampai terlihat hasilnya.

Ketombe
Daun pandan segar sebanyak 7 lembar dicuci bersih lalu digiling halus. Tambahkan 1/2 cangkir air bersih sambil diremas merata. Peras dan saring. Air perasan daun pandan ini lalu dioleskan keseluruh kulit kepala yang berketombe. Biarkan mengering, kalau perlu olesan diulang sekali lagi. Kira-kira 1/2 - 1 jam kemudian, rambut dibilas dengan air bersih. Lakukan setiap hari sampai sembuh.

Minggu, 01 Februari 2009

SELEDRI ( Apium Graveolens,Linn )

tanaman obat
Seledri baik tumbuh di dataran rendah atau tinggi,seledri dikatageorikan sebagai sayuran,seledri juga banyak terdapat di Brastagi, Sumatera Utara dan di Jawa Barat tersebar di Pacet,Pangalengan dan Cipanas yang berhawa sejuk.


Tumbuhan ini memiliki batang basah bersusun. Di indonesia daun seledri digunakankan untuk pelengkap untuk sup dan sayuran lainnya.Bangsa Romawi Kuno menggunakan seledri sebagai karangan bunga. Menurut ahli sejarah botani,seledri telah dimanfaatkan sebagai sayuran sejak abad XZII atau tahun 1640,dan diakui sebagai tumbuhan berkhasiat obat secara ilmiah baru pada tahun 1942. Pengembangbiakan seledri dapat digunakan melalui bijinya atau pemindahan anak rumpunnya.


PENYAKIT YANG BISA DIOBATI

Hipertensi
Ambil daun seledri secukupnya lalu diperas/blender dicampur dgn air secukupnya kemudian disaring,minum 3 kali sehari,lakukan secara teratur.

Sakit Mata kering.
2 tangkai daun seledri,2 tangkai daun bayam,1 tangkai daun kemangi. semua bahan tersebut ditumbuk bersama kemudian diseduh dengan 1 gelas air panas dan disaring,lalu diminum.

Reumatik
1 tangkai daun seledri dimakan sebagai lalapan setiap kali makan.

Catatan : penggunaan berlebihan berbahaya!

SAMBUNG NYAWA (Gynura Procumbens (Lour.) Merr.)

tanaman obat
Bentuk batang memanjat berbentuk helaian daun,bulat telur, ukuran 3,5 - 12,5 cm, lebar 1- 5,5 cm, ujung tumpul,meruncing,Tepi daun rata,bergelombang atau agak bergigi. Tangkai daun 0,5 cm sampai 1,5 cm. Permukaan daun kedua sisi gundul atau berambut halus.


Dengan susunan bunga majemuk cawan, 2- 7 cawan tersusun dalam susunan malai (panicula) sampai malai rata (corymb),setiap cawan mendukung 20-35 bunga, ukuran panjang 1,5- 2 cm, lebar 5-6 mm.Tangkai karangan 0,5- 0,7 cm. Brachtea involucralis dalam berbentuk garis berujung runcing atau tumpul, panjang 0,3 - 1 cm. Lebar 0,6 - 1,7 cm, gundul, ujung berwama hijau atau coklat kemerahan.

Di Jawa perbungaan jarang ditemukan.Tumbuhan ini banyak ditemukan di Jawa pada ketinggian 1-1200 m dpl,terutama tumbuh dengan baik pada ketinggian 500 m dpl.Banyak ditemukan tumbuh pada semak belukar, hutan terang, dan padang rumput.

perkembangbiakan tanaman dapat dilakukan menggunakan stek batang. Pertumbuhan batang dan daun cepat sehingga dapat segera dimanfaatkan.Tanaman akan tumbuh baik pada tempat yagng berhawa sejuk, tekstur daun lebih tipis dan lebar,sehingga lebih enak untuk dimakan segar.

PENYAKIT YANG BISA DIOBATI

Luka gigitan ular/Serangga
gunakan daun dan umbi tumbuhan Sambung nyawa 1 batang, kunyit sebesar telur ayam 1 biji.
Kunyit dikupas, dicuci kemudian ditumbuk bersama bahan lain hingga lembut. Tempelkan pada luka dan dibalut dengan air bersih.

Muntah Darah/Perdarahan Rahim
Pohon Sambung nyawa dan umbinya 1 batang, kunyit 1 jari,kayu secang (tua) yang telah diserut 1/4 genggam. Kunyit dikupas, diiris tipis,kemudian direbus bersama bahan lainnya dengan air 2 gelas hingga tinggal 1 1/2 gelas. saring,lalu minum 2 kali sehari ½ gelas.

Bisul
Daun Sambung nyawa segar 8 gram dicuci,ditumbuk sampai lumat.Kemudian ditempelkan pada bisul.


CARA PEMAKAIAN

Batang dan Daun
Sambung nyawa sering digunakan untuk menurunkan demam.
Sambung nyawa juga digunakan dalam upaya penyembuhan penyakit ginjal,disentri,infeksi Kerongkongan,disamping itu digunakan pada upaya menghentikan perdarahan,mengatasi tidak datang haid dan gigitan binatang berbisa.

Umbi
Untuk menghilangkan bekuan darah ( haematom), pembengkakan, patah tulang,dan perdarahan setelah melahirkan.

Sabtu, 31 Januari 2009

SAGA ( Abrus Precatorius, Linn.)

tanaman obat
Saga merupakan tumbuhan perdu dengan batang berukuran kecil merambat pada inang membelit ke arah kiri.


Daunnya bulat telur berukuran kecil-kecil. Daun Saga menyerupai daun tamarindus indica dengan bersirip ganjil dan memiliki rasa agak manis (biasa disebut Saga Manis).

Biji saga menyerupai polong berisi biji berwarna merah dengan titik hitam mengkilat dan licin,mengandung zat racun yang disebut abrin, sehingga tidak dapat dimanfaatkan untuk pembibitan.

Bunga berwarna ungu muda dengan bentuk menyerupai kupu-kupu, dalam dukungan tandan bunga.

Saga tumbuh liar di hutan, ladang atau sengaja dipelihara di pekarangan. Saga dapat tumbuh dengan baik pada daerah dataran rendah sampai ketinggian 1000 meter di atas permukaan laut.

PENYAKIT YANG BISA DIOBATI


Amandel
akar Saga secukupnya,1 potong kayu manis dan gula batu secukupnya.
Cara Membuat: semua bahan tersebut direbus dengan 5 gelas air sampai mendidih hingga tinggal separonya.disaring dan diminum 2 kali sehari 1 gelas dan pagi,sore.

Radang Mata
1 genggam daun Saga digiling halus,kemudian direbus dengan 2 gelas air untuk diambil uapnya.uap air daun saga tersebut dipakai untuk obat tetes mata.

Sariawan
daun Saga secukupnya,daun saga yang masih baru dipetik dijemur beberapa menit agar agak layu.penggunaan dikunyah-kunyah sampai halus sambil untuk kumur.

DAUN SALAM (Syzygium Polyanthum (Wight.) Walp.)

tanaman obat
Daun Salam tumbuh hutan, pegunungan atau sengaja di tanam,tanaman ini bisa ditemukan dari dataran rendah sampai pegunungan dengan ketinggian 1,800 m dpi.


bentuk daunnya, pertulangan menyirip,permukaan atas licin berwarna hijau tua,permukaan bawah warnanya hijau muda.Daun bila diremas berbau harum.

Bunganya keluar dari ujung ranting, warnanya putih, baunya harum. Buahnya buah seperti buah buni,warnanya muda hijau,setelah matang menjadi merah gelap, rasanya sepat. Salam diambil daunnya sebagai pelengkap bumbu dapur,kulit pohonnya dipakai sebagai bahan pewarna jala atau anyaman bambu. Perkembangbiakannya biji,cangkok atau stek.

PENYAKIT YANG BISA DIOBATI

Diare
15 g daun dicuci,direbus dengan 1 gelas air selama 15 menit.Tambahkan sedikit garam.disaring lalu minum.

Kencing Manis
7 lembar daun salam dicuci lalu rebus dengan 3 gelas air sampal Tersisa 1 gelas.saring,lalu minum 2 kali sehari

Sakit Maag
15-20 lembar daun dicuci,rebus dengan 1/2 liter air sampai mendidih. Tambahkan gula merah secukupnya.Minum sebagai teh setiap hari,sampai rasa kembung dan perih di lambung menghilang.

Mabuk Akibat Alkohol
1 genggam buah salam yang sudah masak dicuci,ditumbuk sampai halus. Peras dan saring,lalu minum.

Kudis,Gatal
Daun atau kulit batang atau akar,dicuci bersih,giling halus sampai menjadi adonan seperti bubur.Balurkan ketempat yang sakit.


Pemakaian dalam : 7-20 lembar daun, direbus.
Pemakaian luar : Kulit batang, daun atau akar setelah dicuci,dihalus sampai seperti bubur.Digunakan untuk pemakaian setempat pada infeksi kulit seperti kudis dan gatal-gatal.

MAHKOTA DEWA ( Phaleria Macrocarpa [Scheff.] Boerl )

tanaman obat, Mahkota dewa bisa tumbuh dipekarangan sebagai tanaman hias atau di kebun sebagai tanaman peneduh.Asal tanaman mahkota dewa masih belum diketahui. diperkirakan tanaman tersebut asli dari tanah Papua, Irian Jaya.

Daging buah berwarna putih,berserat,dan berair.Biji bulat,keras,berwarna cokelat. Berakar tunggang dan berwarna kuning kecokelatan.Perkembangbiakannya dengan cangkok dan biji.

PENYAKIT YANG BISA DIOBATI

Disentri
Rebus kulit buah mahkota dewa yang sudah dikeringkan (15 g) dengan dua gelas air sampai mendidih selama 15 menit. Setelah dingin, saring minum airnya Lakukan 2--3 kali dalam sehari.

Psoriasis
Belah buah mahkota dewa segar (tiga buah), bijinya dibuang, lalu iris tipis-tipis dan jemur sampai kering. Rebus simplisia ini dengan satu liter air dengan api besar. Setelah mendidih, kecilkan api dan rebus sampai airnya tersisa seperempatnya. Setelah dingin, saring dan minum airnya sehari dua kali, masing-masing separuhnya. Jika timbul gejala keracunan, turunkan dosis atau hentikan penggunaannya.

Eksim, gatal-gatal
Cuci daun mahkota dewa segar secukupnya, lalu giling sampai halus. Tempelkan pada bagian yang sakit, lalu balut. Ganti 2--3 kali dalam sehari.

BAGIAN YANG DIGUNAKAN
Bagian tanaman yang digunakan sebagai obat adalah daun; daging dan kulit buahnya. Daun dan kulit buah bisa digunakan segar atau yang telah dikeringkan, sedangkan daging buah digunakan setelah dikeringkan.


Kulit buah dan daging buah untuk
disentri,psoriasis dan jerawat.

Daun dan biji untuk pengobatan
penyakit kulit,seperti ekzim dan gatal-gatal.

CARA PEMAKAIAN
Belum diketahui dosis efektif yang aman dan bermanfaat. Untuk obat yang diminum, gunakan beberapa irisan buah kering (tanpa biji). Selama beberapa hari baru dosis ditingkatkan sedikit demi sedikit, sampai dirasakan manfaatnya. Untuk penyakit berat, seperti kanker dan psoriasis, dosis pemakaian kadang harus lebih besar agar mendapat manfaat perbaikan. Perhatikan efek samping yang timbul.

CATATAN
Penggunaan tanaman obat harus berdasarkan asas manfaat dan keamanan. Jika bermanfaat untuk penyembuhan penyakit, tetapi tidak aman karena beracun, harus dipikirkan kemungkinan timbulnya keracunan akut maupun keracunan kronis yang mungkin terjadi.

Bagian buah, terutama bijinya berracun. Jika buah segar dimakan langsung, bisa menyebabkan bengkak di mulut, sariawan, mabuk, kejang, sampai pingsan.
Menggunakan dengan dosis berlebihan dalam waktu lama bisa menimbulkan efek samping, seperti sakit kepala kronis.

Ibu hamil dilarang minum tanaman obat ini.

Kamis, 29 Januari 2009

DAUN DEWA ( Gynura Segetum (Lour.) Merr. )

DAUN DEWA

tanaman obat, Daun dewa tumbuh berkumpul di bawah, tidak rimbun. Kedua permukaan daunnya berambut lembut, warna putih. Warna permukaan daun hijau tua, bagian bawah berwarna hijau muda. Panjang daun 8-20 cm. lebar 5 - 10 cm.

Bunga tumbuh di ujung batang, berwarna kuning berbentuk kepala bunga. Mempunyai umbi berwarna ke abu-abuan, panjang 3-6 cm., dengan penampang ± 3 cm.

BAGIAN YANG DAPAT DIGUNAKAN
Seluruh bagian tanaman.

KEGUNAAN DAUN
Luka terpukul, melancarkan sirkulasi, menghentikan perdarahan (Batuk darah, muntah darah, mimisan), pembengkakan payudara, infeksi kerongkongan, tidak datang haid, digigit binatang berbisa.

KEGUNAAN UMBI
Menghilangkan bekuan darah (haematom) pembengkakan, tulang patah (Fraktur), perdarahan sehabis melahirkan.
PEMAKAIAN DALAM
15-30 gram daun segar, direbus atau ditumbuk kemudian diperas,minum.
PEMAKAIAN LUAR
Secukupnya tumbuhan ini dilumatkan sampai seperti bubur, ditempelkan ke tempat yang sakit.

PENYAKIT YANG DAPAT DI OBATI

Digigit ular / digigit binatang lain
Umbi dilumatkan kemudian ditempelkan di tempat yang sakit.

Kutil
5 lembar daun dewa dihaluskan, dan dibalurkan pada tempat berkutil tumbuh,kemudian dibalut.Dilepas keesokan harinya.

CARA PEMAKAIAN
Luka terpukul, tidak datang haid:
15-30 gram herba direbus atau ditumbuk,diambil airnya,campur dgn arak yang sudah dipanaskan, lalu minum.

Perdarahan pada wanita,pembengkakan payudara,batuk,muntah darah
1 (satu) batang lengkap (15 gram) direbus,minum.

Kejang pada anak
1 batang ditumbuk ambil airnya, dicampur arak,minumkan.

Luka terpukul,masuk angin
6-9 gram umbi segar ditambah arak kuning (wong ciu) secukupnya,kemudian dipanaskan, minum.